Kamis, 04 Februari 2016

Optimisme Industri Automotif Indonesia

 Geger mendengar berita adanya perusahaan asing yang akan hengkang dari indonesia seperti pertanda akan adanya musibah besar yang melanda di Indonesia. 

          Perusahaan automotif asal Amerika Serikat (AS) Ford Motor resmi tak hanya menghentikan kegiatan operasinya di Indonesia,  mereka memutuskan untuk mundur dari Pasar Indonesia. (Kutipan dari salah satu media massa yang dipublikasikan pada tanggal 02 Februari 2016). Hal ini disebabkan oleh beberapa hal , di pasar mobil Indonesia Ford sulit bersaing dengan mobil-mobil yang diproduksi di Indonesia. Semua mobil Ford yang masuk Indonesia adalah impor. Ford tak memiliki bisnis manufacturing di Indonesia. Itu menjadi sebab utama Ford sulit bersaing, di pasar mobil Indonesia, Ford hanya kebagian segmen 1%. Berdasarkan  data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Penjualan mobil Ford memang terus tergerus. Di tahun 2015 kemarin total penjualnya hanya sebanyak 4.986 unit, menurun 58,4% dari capaian 2014 sebanyak 12.008 unit.  Sebagai informasi tambahan, PT Ford Motor Indonesia memiliki 44 jariangan diler dan service center diseluruh Indonesia dan pekerja non diler, PT Ford Motor Indonesia ada sebanyak 35 karyawan. 

         Lalu bagaimanakah dampak yang diberikan akibat adanya mundurnya FORD di pasar indonesia ??  Pihak Ford akan keluar dari Indonesia dengan menutup dealer serta menghentikan kegiatan penjualan dan impor di Indonesia yang bisa berdampak kepada para pekerjanya, Hampir para pekerja FMI yaitu pekerja indonesia , berdasarkan data dinas-dinas tenaga kerja  sekitar 2.200 karyawan dari 44 dealer resmi Ford yang tersebar di seluruh Indonesia yang akan terkena PHK. Sehingga, dampak negatif yang  diberikan meningkatnya  tingkat pengangguran terbuka di indonesia. Hal ini akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan para pekerja yang akan menurun  kemampuan masyarakat untuk membiayai kehidupannya akan menurun. Namun,  Kementerian Ketenagakerjaan akan mengkawal proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap para  pekerja PT Ford Motor Indonesia. Pihak manajemen FMI diminta memberikan hak-hak dasar lainnya kepada para pekerja, temasuk memberikan  pesangon sesuai ketentuan.

     Tak hanya sisi negatif tetapi ada sisi positif lainnya akibat mundurnya perusahaan FORD di indonesia. Hal ini menandakan bahwa peluang  industri otomotif indonesia semakin besar. Mundurnya Ford dari industri automotif nasional tidak akan mempengaruhi pelaku usaha automotif lainnya di Indonesia.  Industri automotif indonesia  semakin berkembang, hal ini karena adanya dukungan industri komponen yang ada di dalam negeri untuk pengembangan industri automatif di indonesia. Kementerian Perindustrian mendorong industri automotif nasional dengan meningkatkan produksi mobil sedan. Tujuannya, untuk meningkatkan ekspor produk otomotif. Dengan kata lain hengkangnya perusahaan tersebut tidak serta merta menimbulkan dampak negatif  secara ekonomi maupun sosial. Akan tetapi, menimbulkan efek positif lainnya industri auotomotif indonesia yang akan semakin berkembang serta motivasi anak bangsa untuk meningkatkan karyanya dalam bidang otomotif. 

      Banyak sekali karya anak bangsa yang berkontribusi pada industri automotif di Indonesia, berdasarkan data ilmu pengetahuan (mobil-indonesia-karya-anak-bangsa) seperti , Mobil Tucuxi adalah mobil listrik yang diproduksi anak bangsa disebuah bengkel di Yogyakarta. Mobil ini didesain menyerupai mobil sport. Dengan desain rapi dan unik, mobil ini sempat digadang-gadang akan diproduksi massal dan dipasarkan ke seluruh Indonesia. Selain energi listrik, energi angin bisa menjadi salah satu alternatif untuk mobil bebas polusi. Dokter Helmi Djafar adalah penemu serta peneliti mobil ini. Mobil Indonesia yang sedang dalam tahap pengembangan ini memiliki konsep yang sangat bagus untuk menjawab tantangan masa depan. Mobil ini memanfaatkan pemuaian udara sebagai pengganti bahan bakar.  kemudian, mobil centrums , Mobil yang satu ini berbeda dengan mobil tenaga listrik atau tenaga angin, namun lebih mirip dengan helikopter atau pesawat terbang. Jika berhasil dikembangkan, mobil centrums akan menjadi mobil terbang yang pertama kali di Indonesia. Selain untuk memecahkan masalah polusi, mobil ini juga dirancang untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Tak hanya itu, berbeda dengan mobil-mobil di penjelasan sebelumnya,  Komodo adalah mobil tempur. PT Pindad sendiri adalah BUMN yang bergerak dibidang kemiliteran.  Hal ini mengindikasikan bahwa karya anak bangsa tidak hanya serta menjadi kebanggaan bagi bangsanya tetapi perlu dukungan yang sangat besar dari pemerintah agar industri automotif hasil karya anak bangsa dapat berkontribusi pada sektor ekonomi di indonesia khusunya dalam bidang otomotif dengan begitu kesempatan kerja akan semakin meningkat dan kedepannya tingkat pengangguranpun akan menurun. 

         Tak perlu takut, dalam menghadapi kemundurannya perusahaan asing FORD di Indonesia. Ada sisi Positif yang harus kita cermati, bukan hanya sekedar angan-angan untuk memiliki mobil nasional yang dapat di ekspor ke selluruh dunia. Namun, agar hal ini tidak menjadi sebuah angan-angan, perlu adanya peranan pemerintah yang sangat besar dalam memajukkan produk automotif hasil karya anak bangsa serta mempromosikan  dan mengeksplor bahwa inilah hasil ciptaan anak-anak Indonesia. 

by: ans
 (produk indonesia juga lebih baik )

1 komentar:

  1. Wah, tulisan pertama di blog nih. sukses ya! semoga bisa istiqomah (y)

    BalasHapus