Geger mendengar berita
adanya perusahaan asing yang akan hengkang dari indonesia seperti pertanda akan
adanya musibah besar yang melanda di Indonesia.
Perusahaan automotif asal Amerika Serikat (AS) Ford Motor resmi tak
hanya menghentikan kegiatan operasinya di
Indonesia, mereka memutuskan untuk mundur dari Pasar
Indonesia. (Kutipan dari salah satu media massa yang dipublikasikan pada
tanggal 02 Februari 2016). Hal ini disebabkan oleh beberapa hal , di pasar
mobil Indonesia Ford sulit bersaing dengan mobil-mobil yang diproduksi di
Indonesia. Semua mobil Ford yang masuk Indonesia adalah impor. Ford tak
memiliki bisnis manufacturing di Indonesia. Itu menjadi sebab utama Ford sulit
bersaing, di pasar mobil Indonesia, Ford hanya kebagian segmen 1%.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia,
Penjualan mobil Ford memang terus tergerus. Di tahun 2015 kemarin
total penjualnya hanya sebanyak 4.986 unit, menurun 58,4% dari capaian 2014
sebanyak 12.008 unit. Sebagai informasi tambahan, PT Ford Motor Indonesia memiliki 44 jariangan diler dan
service center diseluruh Indonesia dan pekerja non diler, PT Ford Motor Indonesia ada sebanyak 35 karyawan.
Lalu bagaimanakah dampak yang diberikan akibat adanya mundurnya FORD di
pasar indonesia ?? Pihak Ford akan keluar dari Indonesia dengan
menutup dealer serta menghentikan kegiatan penjualan dan impor di Indonesia
yang bisa berdampak kepada para pekerjanya, Hampir para pekerja FMI yaitu pekerja
indonesia , berdasarkan data dinas-dinas tenaga kerja sekitar 2.200
karyawan dari 44 dealer resmi Ford yang
tersebar di seluruh Indonesia yang akan terkena PHK. Sehingga, dampak negatif
yang diberikan meningkatnya tingkat pengangguran terbuka di
indonesia. Hal ini akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan para pekerja
yang akan menurun kemampuan masyarakat untuk membiayai kehidupannya akan
menurun. Namun, Kementerian Ketenagakerjaan akan mengkawal proses
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap para pekerja PT Ford Motor
Indonesia. Pihak manajemen FMI diminta memberikan hak-hak dasar lainnya
kepada para pekerja, temasuk memberikan pesangon sesuai ketentuan.
Tak hanya
sisi negatif tetapi ada sisi positif lainnya akibat mundurnya perusahaan FORD
di indonesia. Hal ini menandakan bahwa peluang industri otomotif
indonesia semakin besar. Mundurnya Ford dari industri automotif nasional tidak
akan mempengaruhi pelaku usaha automotif lainnya di
Indonesia. Industri automotif indonesia semakin berkembang, hal
ini karena adanya dukungan industri komponen yang ada di dalam negeri untuk
pengembangan industri automatif di indonesia. Kementerian Perindustrian
mendorong industri automotif nasional dengan meningkatkan produksi mobil sedan.
Tujuannya, untuk meningkatkan ekspor produk otomotif. Dengan kata lain
hengkangnya perusahaan tersebut tidak serta merta menimbulkan dampak negatif
secara ekonomi maupun sosial. Akan tetapi, menimbulkan efek positif
lainnya industri auotomotif indonesia yang akan semakin berkembang serta
motivasi anak bangsa untuk meningkatkan karyanya dalam bidang otomotif.
Banyak
sekali karya anak bangsa yang berkontribusi pada industri automotif di
Indonesia, berdasarkan data ilmu pengetahuan (mobil-indonesia-karya-anak-bangsa) seperti , Mobil Tucuxi adalah mobil listrik yang
diproduksi anak bangsa disebuah bengkel di Yogyakarta. Mobil ini didesain
menyerupai mobil sport. Dengan desain rapi dan unik, mobil ini sempat
digadang-gadang akan diproduksi massal dan dipasarkan ke seluruh
Indonesia. Selain energi listrik, energi angin bisa menjadi salah satu alternatif
untuk mobil bebas polusi. Dokter Helmi Djafar adalah penemu serta
peneliti mobil ini. Mobil Indonesia yang sedang dalam tahap pengembangan ini
memiliki konsep yang sangat bagus untuk menjawab tantangan masa depan. Mobil
ini memanfaatkan pemuaian udara sebagai pengganti bahan bakar. kemudian, mobil centrums , Mobil yang satu ini
berbeda dengan mobil tenaga listrik atau tenaga angin, namun lebih mirip dengan
helikopter atau pesawat terbang. Jika berhasil dikembangkan, mobil centrums
akan menjadi mobil terbang yang pertama kali di Indonesia. Selain untuk
memecahkan masalah polusi, mobil ini juga dirancang untuk mengurangi kemacetan
lalu lintas. Tak hanya itu, berbeda dengan mobil-mobil di penjelasan
sebelumnya, Komodo adalah mobil tempur. PT Pindad sendiri adalah BUMN
yang bergerak dibidang kemiliteran. Hal ini mengindikasikan bahwa karya
anak bangsa tidak hanya serta menjadi kebanggaan bagi bangsanya tetapi perlu
dukungan yang sangat besar dari pemerintah agar industri automotif hasil karya
anak bangsa dapat berkontribusi pada sektor ekonomi di indonesia khusunya dalam
bidang otomotif dengan begitu kesempatan kerja akan semakin meningkat dan
kedepannya tingkat pengangguranpun akan menurun.
Tak perlu takut, dalam menghadapi kemundurannya perusahaan asing FORD di
Indonesia. Ada sisi Positif yang harus kita cermati, bukan hanya sekedar
angan-angan untuk memiliki mobil nasional yang dapat di ekspor ke selluruh
dunia. Namun, agar hal ini tidak menjadi sebuah angan-angan, perlu adanya
peranan pemerintah yang sangat besar dalam memajukkan produk automotif hasil
karya anak bangsa serta mempromosikan dan mengeksplor bahwa inilah hasil
ciptaan anak-anak Indonesia.
by: ans
Wah, tulisan pertama di blog nih. sukses ya! semoga bisa istiqomah (y)
BalasHapus